Raja Salman Turun Tangan Bantu Pembukaan Kembali Masjid Al-Aqsha


Islamedia -  Raja Saudi Salman Bin Abdulaziz memiliki peranan yang sangat penting dalam pembukaan kembali Masjid Al Aqsa, hal ini disampaikan oleh perwakilan Pengadilan Kerajaan Arab Saudi kepada publik.

Secara khusus Raja Salman telah menjalin kontak dengan banyak pemimpin dunia dalam beberapa hari terakhir untuk menggalang dukungan agar Masjid Al-Aqsa bisa dibuka dan dapat digunakan untuk Ibadah Umat Islam.

"Pemerintah Saudi juga telah menghubungi pemerintah AS untuk melakukan upayanya agar tidak menutup Masjid Al-Aqsa dan untuk menghilangkan semua pembatasan yang diberlakukan bagi umat Islam yang akan menjalankan ibadah "ujar pengadilan kerajaan Saudi seperti dilansir republika selasa(1/8/2017).

Menurut pihak pengadilan kerajaan, upaya yang telah dilakukan oleh Raja Salman merupakan kontribusi besar sehingga menyebakan dibukanya kembali Masjid Al-Aqsa. Pihak Arab Saudi berjanji untuk mengembalikan stabilitas dan kepastian kepada umat Islam yang akan melaksanakan ibadah di Masjid Al-Aqsa serta menjamin keamananan mereka.

Raja Salman menekankan pentingnya mencapai perdamaian yang adil dan komprehensif untuk kepentingan Palestina sesuai dengan prakarsa perdamaian Arab dan solusi dua negara serta resolusi internasional yang relevan.

Seperti diketahui polisi Israel menutup Masjid Al-Aqsa di Yerusalem (14/7/2017) dan melarang warga Muslim Palestina shalat Jumat di masjid itu, setelah dua polisi Israel ditembak mati oleh tiga pria bersenjata di area masjid

Warga Palestina melakukan demonstrasi terus menerus selama 12 hari melawan penempatan detektor logam Israel dan sistem pengawasan di pintu masuk Masjid Al-Aqsa. Lima orang Palestina terbunuh dalam sepuluh hari setelah penutupan dan 1.090 terluka. [islamedia]