Polri Benarkan Motor yang Digunakan Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan Milik Anggota Polisi


IslamediaKadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri mengaku masih belum bisa mengungkap siapa pelaku dibalik penyiraman air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan meski hingga hari ke-56.

"Masih gelap, belum dapat indikasi apapun," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri , Jakarta Selatan, seperti dilansir republika, Selasa (6/6/2017).

Meskipun demikian Setyo mengatakan bahwa dugaan pelaku penyiram yang menggunakan sepeda motor kini sudah diketahui pemilik motor tersebut. Pemiliknya merupakan anggota polisi Polda Metro Jaya, yakni Yusmin. 

Menurut Setyo, Yusmin  memang kerabat dari dua orang yang sebelumnya pernah dimintai keterangan oleh penyidik. Dua orang tersebut yakni Hasan Hunusalela dan Mukhlis Ohorella. "Jadi begini, si Mukhlis dan Hasan itu kan informan, dan Yusmin sama mereka itu satu kampung dari daerah timur sana," papar Irjen Setyo.

Namun, hasil pemeriksaan penyidik bahwa Hasan dan Mukhlis tidak berada di lokasi kejadian pada saat peristiwa penyiraman itu terjadi. Keduanya berada di Malang dan Bogor. "Muklis dan Hasan sudah dibuktikan saat kejadian dia ada di Malang dan Bogor. Itu orang melihatnya beberapa hari sebelum kejadian," kata Irjen Setyo

Yusmin juga sudah meminta keterangannya. Namun, hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa Yusmin juga tidak ada kaitannya dengan penyiraman di depan masjid di dekat rumah Novel di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara itu. "Yusmin juga diperiksa. Enggak ada (kaitannya)," jelas Irjen Setyo.

Dia juga membenarkan bahwa motor yang terekam dalam kamera tersebut adalah motor anggota. Hanya saja, pada saat kejadian kedua orang yang menggunakan motor tersebut tidak berada di loaksi. "Ya motor Yusmin. Itu kan sudah beberapa hari lalu. Sudah dari awal diperiksa, dia sudah menyatakan satu di Malang dan Bogor. Alibinya kuat," kata Irjen Setyo. [islamedia]