Ustadz Alfian Tanjung Ditahan Karena Isi Ceramahnya di Masjid Al-Mujahidin Surabaya


Islamedia - Pengacara Ustadz Alfian Tanjung, M Junaedi membenarkan bahwa Ustadz Alfian resmi ditahan oleh Bareksrim Mabes Polri pada hari selasa(30/5/2017) pukul 00:15 WIB dini hari.

Ustadz Alfian ditahan karena isi ceramah Kuliah Shubuh di masjid Al-Mujahidin Surabaya pada tanggal 26 Februari 2017.

"Jeratan LP ini adalah sehubungan dengan isi ceramah Ust. Alfian Tanjung di masjid Al-Mujahidin - Surabaya pada tanggal 26 Februari 2017 ba'da Shubuh yang lalu" ujar Junaedi dalam rilis yang diterima Islamedia, selasa(30/5/2017).

Dalam ceramahnya, Ustadz Alfian dianggap melanggar Pasal 156 KUHP & Pasal 16 Jo. Pasal 4 huruf b angka 2 UU RI Nomor. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi ras dan etnis dan Pasal 45A ayat (2) Jo. Pasal 28 ayat (2) UU Nomor. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor. 11 Tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik. 

"Ustadz Alfian dituduh menyebarkan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan dan/atau diskriminasi ras dan etnis dan/atau serial orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bertujuan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Suku, Agama, Ras dan golongan (SARA)" jelas Junaedi.

Polisi melakukan pemeriksaan dan berujung kepada penahanan terhadap Ustadz Alfian berdasarkan pengaduan warga Surabaya bernama Sudjatmiko dalam Surat Laporan No. LP: LPB/451/IV/2017/UM/JATIM, tertanggal 11 April 2017. [islamedia]