Setelah Dikecam Publik, Radar Sukabumi Akhirnya Minta Maaf Soal Bendera Tauhid


Islamedia - Pemimpin Redaksi Radar Sukabumi Y Awaluddin akhirnya meminta maaf secara terbuka terkait Ilustrasi "Pemerintah Bubarkan HTI" berupa lukisan garuda yang sedang merobek bendera tauhid "Laa ilaaha illallah, muhammad ar rosulullah".

Dalam permohonan maafnya, pihak Radar Sukabumi beralasan bahwa bendera tauhid yang dirobek dimaksudkan kepada HTI. 

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa akibat ilustrasi tersebut, Umat Islam merasa tersinggung dikarenakan bendera yang dirobek merupakan bendera Tauhid yang merupakan panji keagungan dalam Islam.(baca:Tampilkan Ilustrasi Burung Garuda Merobek Bendera Tauhid, Radar Sukabumi Dikecam Publik).

Berikut ini Permohonan Maaf Radar Sukabumi

---------------------------------------------------------

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kami dengan tulus memohon maaf atas pemuatan ilustrasi di Harian Radar Sukabumi pada halaman 1 edisi Selasa 9 Mei 2017.

Dapat kami jelaskan bahwa ilustrasi tersebut dibuat berdasarkan fakta jurnalistik atas peristiwa rencana pemerintah membubarkan HTI pada Senin 8 Mei 2017.

Jadi ini semata-mata menuangkan fakta dalam bentuk ilustrasi dan tidak ada maksud selain itu.

Bila ilustrasi tersebut menimbulkan interpretasi yang berbeda dari pembaca, sekali lagi kami memohon maaf.

Hal ini dapat menjadi koreksi bagi kami untuk lebih cermat lagi dalam bekerja sebagai jurnalis.

TTD
Y. Awaluddin

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab


[islamedia]