Jika Kepada Non Muslim Saja Toleran Bahkan Menjaga Tempat Ibadahnya, Mengapa Kepada Felix Siauw Begitu Benci?


Islamedia - Pembubaran Kajian Islam Remaja Ustadz Felix Siauw yang dilakukan aparat kepolisian atas dasar laporan dari organisasi massa (ormas) tertentu menuai kecaman dari publik, salah satunya pengamat sosial Eko Setiawan.

Kepada Islamedia, Eko sangat menyayangkan sikap intoleran beberapa pihak yang terlalu membenci pihak lainya hanya karena perbedaan cara dakwah atau ideologi. 

"Jika kepada non Muslim yang jelas berbeda keyakinan dalam ketuhanan saja bisa toleran, bahkan menjaga tempat Ibadahnya, mengapa kepada seorang Felix Siauw yang merukan Muslim kalian begitu benci?" ujar Eko kepada Islamedia, senin(1/5/2017).

Eko juga menyarankan kepada pihak-pihak yang menolak Ustadz Felix seharusnya melakukan tabayun terlebih dahulu, apa sebenarnya isi kajianya, jangan asal main bubar, tanpa ada dialog, terlebih membawa-bawa aparat kepolisian.

"Jika ada yang tidak sepakat, baiknya di dialogkan, bukan main bubarin pengajian orang lain" tegas Eko.

Lebih lanjut Eko juga menyarankan kepada Ustadz Felix untuk mencoba mengevaluasi berbagai hal dalam dakwahnya. Bisa jadi munculnya reaksi dari pihak lain karena ada sesuatu hal yang tidak bisa diterima pihak lain.

"Bagi Ustadz Felix, jangan lupa evaluasi diri juga. Insya Allah akan ada hikmah dari kejadian ini. Coba evaluasi kebelakang apa saja yang pernah dilontarkan atau pernyataan baik sengaja atau tidak sengaja" saran Eko. [islamedia]