Warga Muslim Indonesia di Belanda Dukung Aksi 112


Islamedia - Puluhan warga muslim Indonesia di sekitar Kota Den Haag dan Rotterdam, Belanda mengadakan Aksi Simpatik bertajuk “Belanda 112” berlokasi di Kincir angin Molen de Vlieger di kota Den Haag, Jumat 10 Februari 2017. Acara berlangsung Jumat siang selepas melaksanakan Sholat Jumat di tengah suhu udara yang berada di kisaran 0 derajat Celcius.

Menurut kordinator Aksi, Eko Nugroho, Aksi Belanda 112 ini dimaksudkan sebagai dukungan warga muslim di Belanda untuk acara Bela Islam dan Dzikir Bersama 112 yang diadakan di Masjid Istiqlal Jakarta hari ini. Turut hadir dalam aksi tersebut warga muslim Indonesia yang tinggal di Belanda dari beragam profesi, mulai dari pengusaha restoran, pekerja profesional, perawat, konsultan IT, pengajar, hingga mahasiswa. Eko Nugroho sendiri merupakan pekerja profesional di bidang software testing yang sudah menetap di Belanda selama 25 tahun.

Walaupun kami berada jauh dari tanah air, hati kami tetap bersama saudara-saudara seiman di Indonesia. Semoga upaya kecil ini bisa jadi bagian kontribusi kami kepada umat,” lanjut Eko.

Dalam aksi tersebut, pernyataan sikap dibacakan oleh Hamdi Rafioeddin, seorang  ustadz yang sempat mengenyam pendidikan di pondok pesantren Gontor dan Universitas Al-Azhar, Mesir yang kini menjadi pengajar di Belanda. 

Pernyataan sikap tersebut antara lain, bahwa warga muslim di Belanda
Mendukung penerapan Al-Maidah 51 untuk ibukota yang beradab dan untuk NKRI tercinta.
Mendukung penegakan hukum dan penegakan keadilan di Indonesia.
Menolak penistaan Al Quran, menolak penistaan agama, dan menolak penistaan ulama 
Mendukung kerukunan beragama dan menolak perpecahan bangsa.
Sebelumnya, Aksi Bela Islam 212 juga dilakukan oleh warga muslim Indonesia di Belanda pada bulan Desember lalu di Kota Utrecht, Belanda. [islamedia]