Ternyata Sudah 2164 Bingkisan Kristenisasi Dibagikan ke Siswa SD di Sumenep


Islamedia - Penyebaran atribut Kristen yang dilakukan Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Sumenep dan Yayasan Sejahtera Bangsa Mulia(YSBM) ternyata sudah terjadi di 12 sekolah Kota Sumenep. (baca: Kristenisasi Masuk SD, Siswa Muslim Diminta Memakai Kalung Salib).

Sudah sebayak 2.164 bingkisan yang didalamnya berisi atribut kristen dibagikan kepada siswa-siswi Sekolah Dasar. Dengan rincian untuk siswa sebanyak 1.185 sedangkan untuk siswi sebanyak 979.

Seperti dilansir newsmadura.com rabu(22/2/2017), penyebaran atribut kristenisasi di tiga kecamatan yakni Kecamatan Manding, Kalianget dan Kota Sumenep. Jika dirinci, 6 sekolah berada di kecamatan Kota, 1 sekolah di Kecamatan Kalianget, dan 5 sekolah di kecamatan Manding.

12 Sekolah tersebut yaitu, SDN Pabian III Sumenep, SDN Pabian IV Sumenep, SDN Pangarangan V Sumenep, SDN Pamolokan I Sumenep, SDN Pamolokan II Sumenep, SDN Pamolokan III Sumenep, SDN Kalimo’ok II Kalianget, SDN Manding Laok I, SDN Lalangon I Manding, SDN Manding Timur II Manding, SDN Jabaan Manding, dan SMP I Manding.


Kegiatan kristenisasi berkedok sosialisasi wawasan Kebangsaan itu rencananya akan dilakukan selama tiga hari yakni 21-23 Februari 2017, namun mendapat penolakan dari masyarakat dinilai membawa misi kristenisasi, sehingga yang selesai disebar hanya di enam sekolah, salah satunya di SDN Manding Laok dan SDN Jabaan Manding.

Bingkisan gratis yang diperoleh siswa saat mengikuti kegiatan itu diantaranya berisi salib, buku gambar yesus, dan kaos kaki bertuliskan “gantungkan hidupmu pada yesus”. [islamedia]