Masya Allah, Walikota Padang Berhasil Memindahkan 6000 Pedagang Kaki Lima Tanpa Kekerasan


Islamedia - Wali Kota Padang H Mahyeldi Ansharullah SP berhasil memindahkan (relokasi) sebanyak 6000 Pedagang Kaki Lima (PKL) tanpa ada bentrokan dan kekerasan, dengan sukarela para pedagang ikhlas pindah.

Mahyeldi mengakui memindahkan 6.000 pedagang bukanlah pekerjaan mudah. Namun dia mengakui yang penting dalam melaksanakan pekerjaan itu dilandasi dengan niat baik. 

"Jangan sampai kita membohongi rakyat atau pedagang. Kalau itu yang kita lakukan maka program apa pun yang akan dilaksanakan selalu dicurigai oleh rakyat. Kita ajak pedagang dalam proses pembangunan pasar raya, sehingga mereka pun tahu dan ikut mendukung," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi menerangkan bahwa cara yang ditempuh adalah dengan melakukan pendekatan secara persuasif dan mengajak bicara para pedagang.

"Saya ajak para pedagang untuk bicara apa keinginan dan yang menjadi tujuan. Saya juga sampaikan rencana saya untuk lokasi relokasi," ungkap Mahyeldi seperti dilansir republika, Rabu (22/2/2017).

Lebih lanjut Mahyeldi mengungkapkan setelah mengetahui apa yang dikehendaki dan tanggapan atas rencana pemerintah kota,  para pedagang langsung memberikan respons positif. 

Setelah para pedagang bersedia direlokasi, pihak pemkot Padang langsung membangun Pasar 4 lantai untuk menampung 6000 pedagang tersebut.

"Kami langsung membangun Pasa Raya empat lantai dan sekarang menampung 6000 orang pedagang," jelas Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, para pedagang memang butuh bukti bukan janji. Ia juga memberikan jaminan tidak ada kepentingan pemerintah kota selain hanya ingin menata pedagang.

Setelah gempa bumi 2009 lalu, pedagang kehilangan tempat berjualan. Karena pasar maupun ruko hancur. Akhirnya mereka berjualan di tepi jalan dan menjadi masalah baik dari kemacetan maupun keindahan.

"Alhamdulillah waktu kita berembug di lokasi Pasar Raya sembari makan bersama. Ketika peresmian pun kita akhiri dengan makan bersama," ucap dia.[islamedia]