Terlibat Korupsi dan Suap, Perdana Menteri Israel Dituntut Mundur


Islamedia Ribuan orang melakukan aksi demonstrasi di jalan-jalan di kota Tel Aviv untuk mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mundur dari jabatannya. Tuntutan mundur ini terjadi karena dugaan Netanyahu telah melakukan korupsi dan menerima suap.

"Anda mengambil dari orang miskin untuk diberikan kepada orang kaya," dan "Kirim Netanyahu ke penjara" demikian isi pesan pendemo seperti dilansir Presstv, Ahad(15/1/2017).

Pada akhir Desember 2016 tahun lalu, Jaksa Agung Israel telah memerintahkan polisi untuk membuka penyelidikan kriminal dalam dua hal yang tidak ditentukan, yang melibatkan Netanyahu. 

Jaksa Agung Avihai Mandelblit telah secara resmi memberikan perintah kepda kepolisian untuk memeriksa Netanyahu dengan hati-hati. Tanggal untuk interogasi ini akan diatur dalam beberapa hari mendatang.

Para pendemo mengungkapkan bahwa kasus korupsi yang melibatkan Netanyahu lebih serius ketimbang dua kasus lain yang diperiksa oleh Mandelblit. 

Semerntara Netanyahu sendiri membantah tuduhan korupsi dan menerima suap. Dia menyatakan, tuduhan yang disampaikan kepadanya adalah sesuatu yang tidak berdasar dan penyelikan tidak akan membuahkan hasil apapun.

Pihak kepolisian Israel sendiri dilaporkan telah melakukan pemeriksaan terhadap Netanyahu pada pekan lalu. Pemeriksaan itu dilakukan di kediamanan Netanyahu yang berada di Yerusalem. [islamedia.id]