Menteri Pertahanan : Latihan Bela Negara FPI Tanpa Izin Saya Juga Tidak Apa-Apa


Islamedia - Pelatihan Bela Negara yang diikuti oleh Laskar Front Pembela Islam (FPI) menarik perhatian masyarakat Indonesia. Menanggapi hal tersebut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara dan mengungkapkan bahwa FPI tidak dilarang mengikuti latihan Bela Negara.

"Ya boleh saja, masa nggak boleh (FPI) ya. Saya makanya mau verifikasi ya kenapa bisa terjadi (kasus pencopotan)," ujar Menhan Ryamizard di Jakarta seperti dilansir rmol, Selasa (10/1/2017).

Ryamizard juga menjelaskan bahwa tidak ada ketentuan perizinan secara baku terhadap Menteri Pertahanan bagi setiap kegiatan TNI yang berhubung  dalam melakukan program bela negara

"Saya baru selidiki training FPI, harusnya izin saya dulu tapi kalau nggak izin nggak apa-apa juga sih, cuma kalau ada hal yang luar biasa (saja)," jelas Ryamizard.

Jadi menurut Menhan selama saat pemberian materi program bela negara berujung pada sesuatu hasil yang positif maka tidak ada masalah.

"Ya kalau kita mengajarkan baik ya boleh kenapa nggak, semua bangsa ini harus bela negara, FPI juga bela negara," papar Ryamizard.

Seperti diberitakan, Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Muhammad Herindra mencopot  Komandan Distrik Militer (Dandim) Lebak, Letkol Czi Ubaidillah lantaran memberi pelatihan bela negara kepada anggota FPI tanpa melalui prosedur. [islamedia.id]