Detik.com Beritakan Kafilah Ciamis Hanya 80 Orang dan Tak Jadi Jalan Kaki


Islamedia - Media Online detik.com memuat berita terkait Kafilah Ciamis yang batal berjalan kaki menuju Jakarta dengan judul "Massa GNPF Ciamis Tak Jadi Jalan Kaki ke Jakarta untuk Aksi Damai 2 Desember" pada selasa (29/11/2016).

Dalam pemberitaanya detik menuliskan : "Massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mulanya akan berjalan kaki ke Jakarta. Massa tersebut kini berada di sebuah masjid yang terletak di perbatasan Ciamis-Tasikmalaya".

Untuk menguatkan isi berita, detik.com juga menampilkan pernyataan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri yang mengungkapkan bahwa peserta Kafilah Ciamis hanya tersisa 80 orang dan tidak melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.

"Dijelaskan oleh Pak Kapolres kepada Ustaz Deden dan para jamaah yang berangkat itu, akhirnya berkurang tinggal 80-an orang. Nah, yang 80 orang itu sekarang tidak jalan, sedang menunggu saja di perbatasan, di masjid, enggak lanjut jalan kaki. Di masjid saja sambil nunggu," demikian isi berita detik.com yang memuat pernyataan Kombes Yusri.

Sementara pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari Ciamis yang juga koordinator Kafilah Ciamis bernama Ustadz Nop Hanafi membantah keras pemberitaan detik.com melalui tayangan live streaming di akun Facebook pribadinya.

"Jadi kalau ada media yang menyatakan bahwa kita hanya 8o an orang, itu adalah bohong besar. Ini (jumlah massa) terlihat sampai jarak 1 km" Ujar Ustadz Nop Hanafi saat melewati wilayah Cicalengka, rabu(30/11/2016).[islamedia.id]