Sudahlah Buya...


Islamedia - Buya, izinkan saya menjadi pengagummu. Ketegasan terhadap penguasa dan wawasan berpikir engkau membuat saya terkesima. Juga jejak-jejak langkah engkau dalam mendayung perahu kebangsaan ini yang makin menjadikan saya berdecak kagum.

Engkau lantang menyuarakan kebenaran dan menentang kezaliman.  Pun acap kali berteriak soal keberpihakan kepada kaum tertindas dan miskin. 

Saya masih ingat pertemuan sekitar 9 tahun lalu dengan engkau. Di sebuah apartemen saya mewawancarai engkau dengan tema Hari Pahlawan. Berbaris gagasan dan pemikiran engkau lontarkan. Lalu menyinggung nasib guru yang masih saja menjadi pahlawan tanpa tanda jasa karena minimnya perhatian pemerintah pada profesi mulia tersebut. Saya kagum.

Saya pun termasuk orang yang melahap buku engkau yang mengulas soal Islam dan Negara. Kalau tidak salah, buku itu merupakan disertasi engkau saat kuliah di luar negeri. Buku engkau berhasil memotret dinamika sosial politik yang terjadi di Tanah Air pada masa sebelum Orde Baru tanpa tendensi. Saya pun menjadikannya sebagai salah satu rujukan untuk skripsi yang saya buat.

Tapi entah mengapa Buya, keterpesonaan saya kepada engkau kian lama kian terkikis. Engkau bukan Buya yang dulu lagi...Engkau bukan Buya yang saya kagumi di waktu lalu.

Kerap kali engkau melahirkan pendapat yang tak berpihak kepada umat. Seingat saya, istilah "preman berjubah" berasal dari engkau. Sangat pejoratif dan tendensius.

Puncaknya tadi malam saat engkau justru terlihat jelas menjadi orang yang paling terdepan membela Ahok yang telah menistakan Al Quran yang engkau sering baca. Engkau seperti "Die Hard" Ahok sehingga membuat sahabat engkau sesama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin enggan hadir karena berbeda pendapat dengan engkau soal ini. Pak Din tidak ingin perbedaan antara engkau dan dia menjadi tontonan publik.

Buya, masih ada waktu untuk berubah. Saya masih ingin mengagumi engkau seperti dulu saat engkau menjadi sosok yang tegas dan bebas dari kepentingan apapun.

Sudahlah Buya...


Erwyn Kurniawan
Writer and Trainer

Twitter: @Erwyn2002