Wawancara Ekslusif dengan Driver Grab Bike : Sejak Grab Diboikot, Tidak Ada Orderan yang Masuk


Islamedia - Seruan untuk uninstall aplikasi Grab karena mendukung Penista Agama Ahok ternyata memberikan efek yang sangat signifikan, khususnya bagi pemasukan para Driver Grab. 

Islamedia berhasil bertemu dan mewawancarai langsung salah seorang Driver Grab Bike bernama Rahman yang berdomisili di Kota Depok Jawa Barat, selasa 22 November 2016. Berikut ini hasil wawancara Islamedia dengan salah satu Driver Grab Bike.

--------------------------

Islamedia : Bagaimana kabarnya Pa?
Driver Grab Bike : Baik, hanya saja sepi order.

Islamedia : Sepi bagaimana Pa?
Driver Grab Bike : Sejak twitter Grab pusat dukung Ahok, orderan turun drastis.

Islamedia : Yang tentang Seruan boikot dengan unsinstall aplikasi Grab?
Driver Grab Bike : Benar sekali Pa.

Islamedia : Maaf Pa, Boleh dijelaskan pengalamannya?
Driver Grab Bike : Dua hari terakhir saya sama sekali tidak ada orderan yang masuk. Padahal biasanya minimal 5 orderan pasti dapat.

Islamedia : Bagaimana dengan driver Grab Bike yang lainya, apakah sama?
Driver Grab Bike : Sama saja Pa, Ini buktinya (Driver Grab Bike tersebut memperlihatkan ke Islamedia Group Whatsapp yang berisi para Driver Grab Bike). 
Driver Grab Bike : Lihat Pa, semua Driver menjerit.

Lebih lanjut Driver Grab Bike juga memperlihatkan Peta Orderan Grab Bike, yang memperlihatkan titik-titik yang ada order Grab Bike. Dalam Peta tersebut nampak untuk area Depok bersih, hanya 1 titik ada yaitu di stasiun Pondok China.

Islamedia : Apa saran Bapak kepada Grab?
Driver Grab Bike : Cobalah mengerti perasaan kami para driver yang dilapangan, jangan korbankan kami dilapangan demi mendukung Ahok.

Islamedia : Bukanya pihak Grab Bike sudah minta maaf?
Driver Grab Bike : Tidak cukup, kalau bisa ungkap ke publik siapa pelaku yang menuliskan tweet dukungan kepada Ahok.

Islamedia : Ok Pa, terima kasih atas waktunya berkenan di wawancarai.
Driver Grab Bike : sama-sama, semoga masalah ini cepat selesai.


Seperti diberitakan sebelumnya, Publik Indonesia mengecam perusahaan Grab Indonesia karena akun twitter @GrabID secara terbuka menuliskan dukungan kepada Ahok selaku tersangka penistaan agama Islam. (baca : Dukung Penista Agama, Grab Diboikot Publik Indonesia).

Setelah menuai kecaman pihak Grab meminta maaf atas insiden tweet dukungan terhadap Ahok dan menegaskan bahwa Grab Indonesia tidak memihak kepada afiliasi politik manapun, termasuk dalam hal ini dukunganya terhadap Ahok.(baca: Grab Indonesia Minta Maaf Atas Insiden Tweet Dukung Ahok).[islamedia.id]