Polisi Kirimkan Surat Pemanggilan Pemeriksaan Terhadap Habib Rizieq dan Munarman Atas Kasus Ahmad Dhani


Islamedia - Kepolisian melayangkan surat pemanggilan kepada Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) Habib Rizieq Shihab dan Korlap Aksi Bela Islam Munarman, senin(21/11/2016).

Habib Rizieq Shihab mendapat surat panggilan bernomor S.Pgl/21335/XI/2016/Ditreskrimum, sementara Munarman mendapat bernomor S.Pgl/21334/XI/2016/Ditreskrimum. 

Keduanya dipanggil sebagai saksi atas orasi Ahmad Dhani di panggung aksi 411 yang dituding melanggar Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa.

Surat yang dibuat oleh AKBP Fadli Widiyanto selaku penyidik itu dikirimkan ke Kantor DPP FPI di Jalan Petamburan.

Pasal 207 KUHP berpotensi membuat pelakunya mendekam di tahanan paling lama setahun enam bulan. Berikut isi pasal 207 dalam KUHP:

Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.”

Ahmad Dhani menjadi sorotan publik setelah mengikui Aksi Bela Islam 4 November 2016 dikarenakan Isi orasi Ahmad Dhani yang dinilai dinilai menghina Presiden Jokowi. Akibat orasinya, Ahmad Dhani kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. (baca: Inilah Isi Orasi Ahmad Dhani yang Dinilai Menghina Presiden Jokowi). [islamedia.id]