Pemuda Muhammadiyah : Ahok Tak Berhenti Menebar Kebencian dan Fitnah


Islamedia - Pernyataan Ahok yang menuding peserta Aksi 4 November mendapat bayaran senilai 500 ribu rupiah menuai kecaman dari berbagai pihak, salah satunya berasal dari Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil mengatakan bahwa Ahok tak berhenti menebar kebencian dan fitnah kepada publik dengan tuduhan yang tak berdasar.

"Pak @basuki_btp Anda kenapa tak berhenti menebar kebencian dan fitnah? Menuduh tanpa henti," ujar Dahnil lewat kicauan di Twitternya dahnilanzar, kamis(17/11/2016) malam.

Menurut Dahnil memproduksi fitnah baru, disaat tensi semua pihak menurun paska ditetapkanya Ahok sebagai tersangka penistaan agama.

"Ketika kita berusaha untuk mengurangi kebisingan protes terhadap ahok, dengan sepenuhnya menyerahkan kepada proses hukum. ahok justru produksi fitnah baru" tegas Dahnil.

Hanya selang satu hari setelah ditetapkan sebagai tersangka Ahok sudah produksi masalah baru, dari lisan yang ugal-ugalan nan tak kenal akhlak itu.

Seperti diberitakan sebelumnya dalam wawancara ABC News, Ahok yang menjelaskan dengan bahasa Inggris mengatakan bahwa peserta aksi 411 dibayar 500 ribu rupiah. [islamedia.id]