Inilah Pernyataan Sikap dan Pembelaan Anies Baswedan Terhadap Muslim Rohingya


Islamedia - Kekejaman yang dilakukan rezim berkuasa Myanmar terhadap Muslim Rohingya membuat sejumlah tokoh bersuara, salah satunya adalah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Dalam video yang di unggah di chanel youtubenya, Anies secara tegas mengecam tindakan represif rezim Myanmar terhadap Muslim Rohingya dan menuntut Nobel Suu Kyu Dicabut.

Berikut ini pernyataan lengkap Anies Baswedan dalam video durasi 1:19 menit yang diunggah ke youtube, jum'at(25/11/2016).

--------------------------

Assalaamu 'alaikum Warohmatullahi Wabaro Kaatuhu

Belakangan ini kita mendengar kabar duka yang menyakitkan dari Myanmar. Saudara-saudara kita warga Rohingya di Myanmar, lebih dari 30 ribu orang harus mengungsi.

Kebiadaban ini terjadi di depan rezim berkuasa yang de facto di pimpin oleh Aung San Suu Kyi, penerima hadiah nobel. Dunia mengutuk, dunia marah.   

Saya menuntut kepada Komite Nobel di Oslo untuk mencabut hadiah nobel dari Aung San Suu Kyi atas pendiamanya terhadap kebrutalan ini. 

Tak bisa diterima oleh akal, tak bisa diterima oleh  hati dan tak bisa diterima oleh siapapun di dunia.

Karena iu saya menyerukan juga kepada para khotib sholat jum'at sedunia mari kita doakan umat Islam Rohingya di Myanmar. Mari kita doakan mereka diberikan kekuatan ketabahan.

Dan mari kita sama-sama yang di Indonesia sambut dan bantu mereka yang datang di tanah ini. Mari kita pastikan kejadian ini tak boleh berlanjut, harus berhenti dan tak boleh berulang.


Assalaamu 'alaikum Warohmatullahi Wabaro Kaatuhu. 

[islamedia.id]