Din Syamsudin : Pemerintah Jangan Remehkan Aksi Bela Islam Jilid 3


Islamedia - Mantan Ketua Muhammadiyah Din Syamsuddin, menghimbau kepada pemerintah dan aparat penegak hukum lebih bijak menyikapi rencana Aksi Bela Islam Jilid 3 yang direncanakan akan dilakukan pada 25 November 2016 mendatang. Pemerintah diharapkan tidak memandang remeh aksi yang merupakan bentuk reaksi umat Islam daerah tersebut.

"Apa yang ditampilkan elemen umat Islam di daerah bersifat reaksi akibat dipicu pernyataan yang menyinggung ulama dan Alquran. Adanya aksi pun merupakan bentuk keraguan masyarakat dari proses hukum yang berkeadilan. Semestinya pemerintah bijak dan tidak memandang remeh reaksi umat dari berbagai daerah," ujar Din Syamsudin di Jakarta seperti dilansir Republika.co.id, Senin (14/11/2016).

Reaksi dalam bentuk aksi yang mungkin akan kembali digelar pada 25 November adalah sah dalam demokrasi dan dijamin dalam konstitusi. Namun, Din mengingatkan jika aksi harus jauh dari bentuk kekerasan dan anarkisme.[islamedia.id]