Presiden Jokowi Tegaskan Polisi Harus Melindungi Kaum dan Etnis Minoritas


Islamedia - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa tidak ada diskriminasi terhadap kaum minoritas di Indonesia dan hak asasi manusia dijunjung tinggi.

"Di Indonesia tidak ada diskriminasi untuk minoritas, baik yang terkait dengan etnis, dengan agama semuanya akan diberikan perlindungan" jelas Jokowi seperti dilansir bbc.com, rabu(19/10/2016).

Pernyataan Jokowi ini diungkapkan saat wawancara eksklusif dengan wartawan BBC di Solo Jawa Tengah, saat membahas tentang tema diskriminasi kaum minoritas di Indonesia.

Meskipun ada hak asasi manusia, Jokowi juga menyatakan bahwa ada norma sosial yang juga masih sangat kuat di Indonesia.

"Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia yang mempunyai norma-norma agama, itulah yang harus orang ingat, dan orang harus tahu mengenai itu, bahwa kita mempunyai norma-norma" papar Jokowi.

Ketika wartawan BBC menanyakan soal ancaman terhadap kaum minoritas pelaku LGBT, Jokowi menegaskan bahwa kaum minoritas tidak perlu takut, jika merasa terancam, maka polisi harus melindungi.

"Polisi harus bertindak. Tidak boleh ada diskriminasi terhadap siapa pun," tegas Jokowi.

Lebih lanjut terkait LGBT, Jokowi menyatakan bahwa : "masyarakat Indonesia mempunyai budaya, mempunyai norma- norma, dan di Indonesia, keyakinan (umum) memang tidak memperbolehkan itu, Islam tidak memperbolehkan itu".[islamedia.id]