Makam Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan Sangat Sederhana


Islamedia - Salah satu Pahlawan Nasional yang memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah pendiri Perserikatan Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. Nama Kiyai Dahlan masih sangat harum hingga detik ini, terlebih dengan menyebarnya berbagai amal usaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Meskipun termasuk dalam jajaran orang berpengaruh dalam sejarah Indonesia, setelah wafatnya Kiyah Dahlan dimakamkan di pemakaman yang sangat sederhana, jauh berbeda dengan makam orang-orang besar lainya.

Nisan makam Kiyai Dahlan dibuat dengan sangat sederhana, berupa batu bata yang direkatkan dengan semen sehingga terbentuk persegi panjang. Sedangkan pada bagian tengahnya dibuat kosong dan dihias dengan taburan batu kerikil. 

Sementara Jirat (nama) dari makam KH. Dahlan hanya satu, yakni berada di bagian kepala. Jirat tersebut bertuliskan nama KH. Ahmad Dahlan. Selain itu, nisan dari KH. Ahmad Dahlan diletakkan berdampingan dengan nisan kerabat dan juga keturunannya.

Makam Kiyai Dahlan berada di pemakaman umum masyarakat biasa yang berada di Kampung Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta Karangkajen, tepatnya berada di belakang Masjid Jami Karangkajen. 

Salah satu tokoh Muhammadiyah bernama Budi menjelaskan bahwa cukup banyak masyarakat dan bahkan tokoh-tokoh kenegaraan lainnya mempersoalkan makam Kiyai Dahlan yang beridiri kokoh dengan kesederhanaan.

Pernah berkali-kali diingatkan, salah satunya yaitu oleh Bung Karno, mengapa makam KH. Ahmad Dahlan seperti itu, kemudian Muhammadiyah menjawab kita menghormati KH. Ahmad Dahlan dengan meneruskan gerak perjuangan, dan mengembangkan amal usahanya, bukan makamnya,” ujar Budi seperti dilansir muhammadiyah.or.id, selasa (21/6/2016).

Kesederhanaan makam Kiyai Dahlan memiliki makna yang sangat mendalam tentang sebuah kesederhanaan, meskipun Muhammadiyah memiliki kemampuan untuk menjadikan megah.

Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah, Abdullah Yazid pernah mengungkapkan bahwa aset amal usaha Muhammadiyah jika dijumlahkan seluruh Indonesia mencapai angka sekitar 15 Triliun Rupiah.[islamedia/muhammadiyah]