Aa Gym Tegaskan Akan Bergabung dalam Aksi Bela Islam 4 November 2016


Islamedia - Pimpinan Pondok Pesantren Daaru Tauhid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyatakan akan ikut bergabung dalam aksi demonstrasi damai mengecam penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 4 November 2016 mendatang. 

"Insya Allah Aa pun akan ikut bergabung pada tanggal 4 November 2016 juga dengan teman-teman dan mudah-mudahan menjadi amal Sholeh bagi kita semua" ujar Aa Gym melalui video yang diunggah di Page Facebook Tauhid Media kemudian di Share di Page Facebook pribadinya, ahad (30/10/2016).

Aa Gym berharap semoga rencana aksi tanggal 4 ini menggugah banyak pihak untuk sungguh-sungguh menyelesaikan ini dengan seadil-adilnya. Kepada aparat, kami sudah percaya bahwa akan menyelesaikan ini dengan baik. Namun jikalau terkesan lambat dan mengulur, maka inilah yang membuat umat Islam yang terluka hatinya dengan skandal saudara Ahok ini semakin kecewa.

Menurut Aa Gym, dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok terkait ucapannya soal Surat Al Maidah ayat 51 bukanlah perkara sederhana. Karena itu, aparat harus menyikapinya dengan serius. 

"Semoga Pak Jokowi serius memandang permasalahan ini. Karena bagi umat Islam yang menyadari kemuliaan Alquran, kehormatan para ulama, benar-benar menganggap hal ini hal yang serius. Kekurangseriusan akan berdampak luas dan panjang," jelasnya. 

Aa Gym juga meminta Jokowi memberi perintah langsung ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar menyelidiki kasus ini dengan cepat dan seadil-adilnya. Tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun.

"Tentu saja kami sama sekali tidak menginginkan ada kerusuhan kerusakan di negeri yang kita cintai ini, tapi sumbernya itulah yang harus segera di atasi. Saya sepakat dengan Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Johannes Suryo Prabowo yang saya baca dalam tulisannya, bahwa untuk menghentikan demo sebesar apapun tidak bisa dengan akal-akalan kecuali satu saja, yaitu menghilangkan penyebabnya," ujar Aa Gym.[islamedia.id]